Sabtu, 25 April 2009

Menentukan dimensi V-Belt


Dalam mengganti V-belt pada mesin yang sudah terpasang sering kali kita menjumpai V-belt yang sudah rusak parah sehingga name plate/dimensinya tidak bisa dibaca. Atau sudah tidak ada buku panduan spare parts untuk mesin tersebut dan masih banyak lagi masalah yang sering muncul. Untuk itu dibawah ini akan dibahas rumus untuk mencari ukuran V-belt.
























Namun sebelumnya kita harus memperhatikan hal-hal berikut:
  1. Posisikan motor/pulley driver pada tengah dudukan adjuster (Z-Z lihat gambar atas), ini dimaksudkan supaya nanti bisa dilakukan adjustment untuk mengencangkan ataupun mengendorkan saat V-belt akan dipasang.
  2. Cek ulang ketegak-lurusan pulley maupun kelurusan antara dua pulley (aligment), hal ini bisa dilakukan secara manual dengan bantuan benang atau penggaris maupun dengan lazer aligment.
Dibawah ini adalah tabel toleransi ketidaklurusan pulley (X-lihat gambar atas).

No Jarak Shaft – C Toleransi – X
1 300 mm 1.7 mm
2 500 mm 2.9 mm
3 100 mm 5.8 mm
4 1500 mm 8.7 mm
5 2000 mm 11.6 mm
6 2500 mm 14.5 mm
7 3000 mm 17.5 mm

6 komentar:

Aswin Wahyudi mengatakan...

GAN saya mau nanya nih, ditoko sparepart mesin kan byk variasi/macam type van belt. Ada A43, B62, C41, dsb
Apakah itu ada penjelasannya, maksud kode-kode itu apa ya gan?
Apakah yg angka itu maksudnya menunjukkan ukuran V-Beltnya begitukah?

terima kasih sebelumnya :)

Alis mengatakan...

Akan saya coba ilmu agan.Trimakasih

Unknown mengatakan...

1,8 dapat dari mana gan kok saya ga nemu ya hitungannya?

Heru Sulaeman mengatakan...

saya jg ga ketemu rumusnya...
1,8 dapat dari mana gan kok saya ga nemu ya hitungannya?

Shabiruke mengatakan...

1.8 didapat dari perhitungan rumus terakhir mas brai, (210-150)2 ^2 / (4x500) = 1.8

pakai kalkulator scientix

((210-150)^2/(4x500) = 1.8

andris mengatakan...

Matursuwun infonya,sangat membantu sekali di pekerjaan saya